But, Doesn't kill make you stronger?!
Tulisan ini saya ambil dari kutipan bukunya "Muhammad Choirul Anam - Kota Roma Menanti Anda."
Wahai saudaraku....
Tiada kata paling tepat dan paling indah untuk Anda yang telah mengabdikan diri di jalan Allah, kecuali kata: Selamat.
Berbahagialah.
Sebab, diantara sekian banyak hamba Allah, Anda termasuk orang yang
terpilih untuk melanjutkan tugas para Nabi dan Rasul.
Bersyukurlah.
Sebab, tidak semua orang mendapatkan kebahagiaan untuk berjuang dan
mengabdikan diri di jalan Allah. Tak banyak orang yang rela dan sanggup
untuk ikut berperan dalam mengubah kondisi masyarakat yang rusak menjadi
lebih baik, seperti Anda.
Orang asing yang beruntung itu adalah Anda. Sebab, Anda telah bersedia mencurahkan tenaga, harta dan pikiran untuk memperbaiki kondisi masyarakat dan sistem yang rusak, disaat kebanyakan orang disibukan dengan urusan pribadinya masing-masing.
Yang memilih Anda adalah Allah, Pencipta Alam. Yang Memuji Anda adalah Rasulullah, Pemimpin para Nabi. Betapa hebat apa yang Anda lakukan sehingga Rasulullah sampai memuji Anda sebagai orang-orang yang berbahagia. Masihkah ada kebahagiaan lain di banding pujian Rasulullah?
Apakah dunia dan segala isinya ini bisa disejajarkan dengan pujian beliau?
Sekarang,
mari kita bayangkan. andai saja di tempat kerja, kita dipilih oleh
atasan untuk menjalankan tugas khusus, padahal ditempat kerja itu masih
banyak orang yang secara akademik atau menurut pertimbangan lain lebih
mampu. Lalu, kita diberi pujian atau reward yang mengagumkan, bagaimana
perasaan kita?
Atau misalnya kita seorang mahasiswa, kemudian kita
dipilih oleh rektor untuk melakukan riset khusus, lalu hasil kerja kita
dipuji dan kita diberi gift khusus. Apakah kita tidak bahagia?
Atau
kita dipilih presiden untuk melakukan misi khusus, kemudian ia memuji
kita dan memeberi imbalan yang sangat besar nilainya, bukankah kita
orang yang sangat beruntung?
Padahal saat ini, yang
memilih kita bukan sekedar pimpinan, rektor, atau presiden. Tetapi yang
sekarang memiilh Anda adalah penguasa alam semesta raya dan yang memuji
Anda adalah pemimpin para Nabi dan Rasul.
Sungguh, Anda adalah manusia yang paling beruntung saat ini.

